Jejak Putra Sang Fajar : Dari Ende Untuk Nusantara

Ende, satu kabupaten yang terletak di tengah Copa de Flores–diambil dari bahasa Portugis yang berarti Pulau Bunga–sebutan yang melekat bagi pulau cantik di wilayah Nusa Tenggara Timur. Ende juga adalah kota pelabuhan serta lokasi berdagang para etnis Cina, Bugis, dan Jawa, yang dikenal sejak lama dengan nama ‘Endeh’ oleh bangsa Eropa. Ende dengan segala pruralitasnya Continue reading

2015, And The Journey Was Started..

Collages1

2015. Bukan hanya sekadar tahun yang berganti. Karena sejatinya setiap detik yang berdetak itu baru, bukan? Masih banyak yang harus dicita-citakan dan diperjuangkan. Dan, seperti sebelum-sebelumnya.. Bahwa petualangan ini belum berakhir. Masih banyak belahan bumi yang belum dipijaki, gunung-gunung yang belum didaki, pantai-pantai yang belum disusuri, ilmu-ilmu yang belum dipelajari, pun ayat-ayatNya yang belum dipahami. Dan, perjalanan itu -justru- baru akan dimulai..

Akhirnya, Pasar Seni ITB!

23 November 2014.. Tiba-tiba kampus ITB dipadati pengunjung. Macet luar biasa dimana-mana. Bahkan banyak orang yang turun dari mobilnya kemudian jalan dari jembatan layang Pasupati sampai ke lampu merah Dago.. Ada apa gerangan? Apalagi kalau bukan event empat tahunan, Pasar Seni. Itulah pertama kali saya bisa ‘menikmati’ dan bergumam, “Oh, begini ya ternyata Pasar Seni..” Haha. Seru! Meski diterjang hujan lebat, kemudian berteduh di lorong-lorong bersama ribuan pengunjung lainnya.. Atau, ketika baru sebentar mengeluarkan kamera, kemudian hujan rintik-rintik lagi.. Atau ketika shalat zuhur di Salman dan antri wudhunya itu loh.. Yap, seketika ITB disulap dengan padat merayapnya manusia dari segala penjuru. Tapi, two thumbs up-lah untuk teman-teman FSRD, terlebih kepada sang perintis, A.D Pirous, di tahun 1972 yang menelurkan segenap gagasannya Continue reading

Mitigasi Bencana : Sebuah Catatan Penting Dari Mbah Rono #3

Lanjutannya..

***

Strategi mitigasi itu gampang diucapkan.. Kita persiapkan masyarakat untuk mengantisipasi, just like that. Betapa simple-nya. Hanya step by step-nya yang susah. Jadi harus ada penelitian. Pemetaan kawasan rawan bencana harus tahu.

antarafoto-Mitigasibencana160711
Kampanye Mitigasi Bencana (Sumber : antarafoto.com)

Tanggap darurat dan kontinjensinya (bagaimana kalau terjadi bencana, skenarionya seperti apa, apa saja yang sudah dipersiapkan..), peningkatan kewaspadaan, pengurangan risiko bencana, dsb. Kemudian lingkup kerja mitigasi Continue reading

Mitigasi Bencana : Sebuah Catatan Penting Dari Mbah Rono #2

Berikut lanjutan hasil seminarnya..

***

Dimana pun gunung api meletus, pasti banyak fungsinya. Karena daerahnya subur, airnya melimpah, indah dan sejuk. Meski kadang-kadang ada korban jiwa.. Seperti Merapi tahun 2010, ada 1 juta pengungsi dan 360 orang meninggal. Sinabung, 3 ribu orang tidak bisa balik lagi karena daerahnya sudah tidak layak huni. Kemudian ada orang yang bertanya ke saya, “Mbah, gunung mana yang paling bahaya di Indonesia?” Saya ga bisa jawab. Atau, “Mbah, bagaimana sih caranya menghindari gunung api?” “Kalau Merapi ada awan panasnya, Sinabung ada awan panasnya, ya Anda menyingkir sebelum awan panas itu datang. Kalau Anda melihat awan panas itu 300 meter datang mendekat Anda, hanya satu saran saya, berdoa. Semoga segala macam dosa-dosa Anda diampuni.. Jangan lari. Capek-capek akan mati juga..

Misalnya di Sinabung.. Apakah 17 orang yang meninggal itu, dengan daerah radius bahaya 5 km, mereka masuk radius 3,5 km dan kemudian kena awan panas. Saya tanya, yang salah awan panasnya atau orangnya? Awan panas kan lewat situ juga, tidak pernah awan panas mencari-cari dimana orang itu berada, kemudian dikejar-kejar.. Continue reading

Mitigasi Bencana : Sebuah Catatan Penting Dari Mbah Rono #1

Kemarin, 19 November 2014, di Ruang Audio Visual Perpustakaan ITB digelar satu seminar bertemakan mitigasi bencana dengan pembicara Bapak Surono atau lebih sering disapa Mbah Rono. Ini kali kedua saya bertemu dengan beliau, yang pertama adalah saat launching buku Toba Mengubah Dunia di Auditorium Badan Geologi, dan kemarin yang kedua kalinya. Pria kelahiran tahun 1955 ini adalah sosok yang humble dan humoris, terbukti di sela-sela materinya, beliau kerap bercanda. Beliau lulusan Fisika ITB, kemudian melanjutkan studi S2-S3 di bidang Geofisika di Université Joseph Furier, Grenoble, Prancis. Mbah Rono sempat menjabat menjadi Kepala Subdirektorat Mitigasi Bencana Geologi 2003, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi 2006, dan terakhir diamanahkan menjadi Kepala Badan Geologi Kementrian ESDM hingga saat ini..

Karena seminar kemarin saya rasa perlu untuk di-share, berikut saya buatkan transkripnya dari hasil seminar yang saya rekam dan slide seminar yang sempat saya copy. Mohon izin share ya, Mbah Rono.. Semoga catatan Mitigasi Bencana Geologi ini bermanfaat untuk masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di Indonesia..

***

lempeng
Lempeng Tektonik Indonesia (Sumber : Badan Geologi)

Tataan geologi Indonesia sangat unik, dengan 3 lempengnya.. Tataan geologi Indonesia diibaratkan seperti sekeping uang logam : satu sisi betapa indahnya Continue reading

Menanti Mentari

Terinsipirasi dari frasa “Kemilau Bumi”, semenjak mengikuti agenda pekanan -saya kerap menyebutnya agenda refreshing- tiap Selasa dan Rabu pukul 16.00 bertempat di Auditorium Badan Geologi, Sarasehan Geologi Populer atau disingkat SGP. Acara yang menghadirkan pakar-pakar geologi, temanya pun bervariasi : tentang Bandung purba, tentang Tambora, tentang mata air, tentang Geopark, tentang Dieng, ah, masih banyak lagi tema-tema yang memang memikat saya untuk ‘setia’ datang tiap acara tersebut diadakan. SGP sudah dua tahun berjalan. Biasanya dimulai dari bulan Juni sampai Oktober. Jadi, siap-siap SGP tahun depan, terutama untuk kalian yang berdomisili di Bandung, untuk menyerap ilmu kebumian dengan bahasa yang populer.

Balik lagi ke Kemilau Bumi. Saat ini, ratusan orang berbondong-bondong mendatangi Bukit Sikunir Dieng, atau pos Penanjakan Bromo, hanya untuk berburu sunrise. Continue reading

Traveling Ke Cibiru : Sehari Menjadi Fotografer Kelas Inspirasi

DSC_0350

Kalau membaca judul di atas, apa yang terpikir oleh kalian? Traveling, Kelas Inspirasi.. Nyambung yak? Haha. Memang rada maksa, dikit. Pasalnya, biar saya konsisten dengan travel blog saya, maka postingan kali ini diberi judul seperti yang kalian baca itu, hehe. Uraian singkat bagaimana saya menjadi relawan fotografer di event paling kece Continue reading

Candi Ratu Boko : Dari Cerah Hingga Diterjang Badai

November 2013 lalu, saya bersama ibu serta kakak saya berkesempatan menghabiskan long week-end di Jogja. Selain Borobudur dan Prambanan, kami memang berencana mengunjungi Candi Ratu Boko. Ketika di Prambanan, tawaran menggiurkan dari pengelola melihat sunset Ratu Boko tak dapat dihindarkan, haha. Karena yang terbayang di benak saya Continue reading